Selalu ada alasan untuk menolak permintaan cuti. Kerjaan kantor lagi banyak lah, orang-orang di kantor lagi ga ada lah, ga bagus buat karir lah, masih anak baru lah, si bos ngedumel lah, adaaaaaaaaaa ajaaaaa.
Padahal banyak momen akhir tahun yang ingin dilewatkannya bersama keluarga, sahabat dan teman-temannya tercinta,apalagi kerjaan kantor juga udah ga begitu banyak, kalo bisa dibilang ga ada karena anggaran udah habis dan tahun anggaran telah ditutup.
**********
Itulah cerita gadis perantau yang pindah ke Jakarta karena diterima bekerja disana. Sebelumnya tak terlintas dalam benaknya akan kembali ke kota ini setelah 16 tahun kembali ke kampung halamannya. Namun begitulah nasib yang tertulis di garis tanggannya. Tinggal sendirian di kota besar tanpa sanak famili benar-benar cobaan tersendiri baginya. "Kalo bukan diterima jadi PNS plus, ga bakalan gw mau ninggalin semuanya", hatinya sering membantin.
**********
Setiap PNS berhak mengambil 12 hari (dikurang cuti bersama) dalam SETAHUN untuk cuti. Seperti tahun 2010, cuti tahunan yang tersisa hanya 8 hari. Dia sering bilang, "sudah sisanya seumprit-umprit, mintanya bujung buneee pula susyeehhnye. Si Bos mah belum merasakannya gimana jauh dari orang-orang yang dicintai nun jauh di seberang pulau sana tanpa bisa diajak pindah".
Intinya, asas untuk menjaga keharmonisan dan keutuhan keluarga pun terabaikan sudah.
Ingin sekali si gadis bolos saja, tapi dia pikir kalo cuman dapet dua hari, ya berattttt di ongkoslah. Secara berenang pun dia tak sanggup karena lautnya terlalu luas. Malang benar nasibmu nak, kata hatinya. Bahkan setan pun akan menitikkan airmata jika mendengar kisahnya.
Akhirnya, dia hanya bisa mendengarkan nyanyian anak-anak di depan rumah "Siapa suruh datang Jakarta, siapa suruh datang Jakarta", yang dia juga ga tau apa judul dan siapa penyanyinya.
**********
Tidak ada komentar:
Posting Komentar